Khawatir Kesehatan Anak, Steffi Zamora-Nino Fernandez Pindah ke Bali

Keluarga Steffi Zamora dan Nino Fernandez Pindah ke Bali demi Kesehatan Anak

Steffi Zamora dan Nino Fernandez, pasangan yang terkenal di dunia hiburan Indonesia, telah memutuskan untuk pindah ke Bali. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan utama yaitu kesehatan putri mereka, Kaia Lanna Fernandez, yang kini berusia lima bulan. Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Fernandez Family, keduanya membocorkan alasan di balik rencana pindah tersebut.

Alasan Utama: Kesehatan Putri

Steffi mengungkapkan bahwa kualitas udara di sekitar rumahnya di Jakarta tidak ideal. Ia menyebutkan bahwa polusi udara di daerah tersebut sangat tinggi, sehingga membuat keluarganya jarang bisa beraktivitas di luar rumah. "Kualitas udara di sekitar rumah kita itu lumayan parah banget. Nggak tahu di rumah kalian, tapi kalau di rumah kita itu lumayan banyak yang bakar sampah. Ya itu kan sangat-sangat tidak bagus ya untuk bayi, untuk anak kecil," ujarnya dalam video tersebut.

Nino juga menambahkan bahwa kondisi kesehatan Kaia sempat memburuk akibat lingkungan yang tidak sehat. "Kaia juga sekarang umurnya udah hampir 5 bulan ya. Dia baru dua kali loh keluar dan itu dua-duanya ke dokter," imbuhnya.

Selain itu, Steffi menjelaskan bahwa aktivitas seperti menjemur baju di halaman rumah tidak bisa dilakukan karena polusi yang parah. "Kaia juga nggak pernah jemuran di depan rumah halaman gitu karena di sini tuh polusinya parah banget. Beneran deh kalau aku bilang parah banget. Parah banget," kata Steffi. Nino pun menyetujui pernyataannya dengan mengulangi, "Parah banget."

Pertimbangan Pindah ke Bali

Meskipun pekerjaan di Jakarta masih cukup menjanjikan, Steffi dan Nino memilih untuk pindah ke Bali demi kualitas hidup yang lebih baik. Mereka berharap dapat menikmati lingkungan yang lebih sehat dan dekat dengan alam. "Jadi ya kita memutuskan supaya hidup kita lebih baik dan kita tidak mengganggu orang lain kan. Kita tidak bisa mengubah orang lain. Jadi kita lebih baik kita yang pindah gitu dan berharap mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik gitu," ujar Steffi.

Keputusan ini juga didasari oleh keinginan untuk memberikan lingkungan yang lebih baik bagi Kaia. "Gara-gara ada Kaia sih kita pengin hidup yang baik untuk Kaia. Kalau kita mungkin lebih santai ya di Jakarta ya juga oke aja," tambahnya.

Impian Lama: Tinggal di Norwegia

Sebelum memutuskan pindah ke Bali, Steffi dan Nino sempat berencana untuk tinggal di Norwegia. Namun, karena beberapa kendala, mereka akhirnya membatalkan rencana tersebut. "Antara di Bali atau di Norway, Norway jauh dingin. Jadi Bali lah," ujar Steffi.

Mereka juga mengungkapkan bahwa keinginan untuk tinggal di Bali sudah menjadi impian lama. "Impiannya kan emang Bali, kalau aku pribadi punya bayangan tuh emang aku tuh pasti kalau berkeluarga pasti (pengin tinggal) di Bali," tambah Steffi.

Nino juga menyampaikan keinginannya agar Kaia bisa tumbuh dekat dengan alam. "Tapi memang dari dulu gua kepikiran kayak gua ngomong sama Steff selalu, gua punya satu tempat bahagia atau mungkin momen bahagia yang di kepala gua. 'Oke, kalau gua dapat ini gua bahagia banget'. Yaitu anak gua lari di pantai kiri kanan terus gua sama pasangan hidup gua lagi duduk lagi merhatiin dia lari terus ada angin terus ada ombak gitu," ujarnya.

Tidak Menjual Rumah di Jakarta

Meskipun akan pindah ke Bali, Steffi dan Nino memutuskan untuk tidak menjual rumah yang saat ini mereka tempati di Jakarta. Alasannya adalah karena rumah tersebut memiliki kenangan indah, terutama tentang kelahiran Kaia. "Alasan kita enggak mau jual rumah ini karena Kaia lahiran di sofa ini," kata Steffi.

Nino menambahkan, "Di sini nih persis di sini nih," dan melanjutkan, "Kaia lahiran di sofa ini. Persis di sini di ruang tamu ini. Jadi ini adalah rumah yang akan jadi kenang-kenangan untuk kita seumur hidup."