7 cara hentikan kebiasaan bayi mengemut makanan

Mengapa Bayi Suka Mengemut Makanan dan Cara Mengatasinya

Bayi yang berusia 7 hingga 9 bulan biasanya mulai bisa mengunyah saat gigi mulai tumbuh. Namun, terkadang ada bayi yang tidak mau mengunyah dan justru memilih untuk mengemut makanannya. Kebiasaan ini bisa menyulitkan orang tua dalam proses pemberian makan, karena membuat durasi makan menjadi lebih lama.

Terdapat beberapa alasan mengapa bayi suka mengemut makanannya. Pertama, adanya distraksi dari tontonan atau mainan. Kedua, tekstur makanan yang sulit dikunyah. Ketiga, bayi sudah kenyang tetapi masih diberi makan. Keempat, sedang tidak nafsu makan. Dengan mengetahui penyebabnya, Mama bisa mencari cara untuk menghentikan kebiasaan ini.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa Mama terapkan untuk menghentikan kebiasaan bayi mengemut makanan:

Kenalkan Berbagai Tekstur Makanan pada Bayi


Mama bisa mengenalkan berbagai tekstur makanan pada si Kecil dengan memberikan menu MPASI yang bervariasi. Mulai dari makanan yang halus hingga yang sedikit kasar secara berkala. Contoh makanan halus seperti bubur nasi atau puree buah, sedangkan makanan bertekstur sedikit kasar seperti buah potong, daging ayam atau ikan, telur mata sapi, brokoli rebus, daging cincang, dan biji-bijian.

Dengan mengenalkan berbagai tekstur makanan, Mama bisa melatih kemampuan mengunyah si Kecil sehingga ia bisa makan berbagai tekstur tanpa diemut.

Atur Jadwal Makan


Bayi bisa saja mengemut makanannya ketika perut masih kenyang tapi diberi makan lagi. Oleh karena itu, penting bagi Mama untuk mengatur jadwal makan bayi. Hindari memberi makan si Kecil dengan jarak waktu yang terlalu dekat. Sebaiknya, beri jeda atau jarak waktu yang cukup. Misalnya, jika bayi makan jam 8 pagi, maka jadwal makan selanjutnya bisa jam 12 siang.

Di antara jam tersebut, Mama bisa memberikan snack atau camilan. Namun, hindari membeli camilan terlalu banyak agar bayi tidak merasa kenyang di waktu makannya.

Atur Porsi Makan Bayi


Selain mengatur jadwal makan, porsi makan bayi juga harus diatur. Hindari memberi si Kecil makan terlalu banyak atau terlalu sedikit. Mama bisa mencoba memberikan makan dalam porsi kecil tapi sering sebagai salah satu cara menghentikan kebiasaan makan diemut.

Jauhkan dari Distraksi


Makan sembari menonton atau memegang mainan bisa membuat si Kecil terdistraksi dan akhirnya makan dengan cara diemut. Saat makan, jauhkan hal apa pun yang bisa membuat bayi terdistraksi. Mama perlu melatih si Kecil untuk fokus saat makan dan tetap duduk di kursinya mulai dari awal hingga selesai makan.

Berikan Contoh


Bayi akan meniru apa yang Mama lakukan. Jadi, Mama bisa berikan contoh bagaimana cara mengunyah makanan yang baik agar kebiasaan bayi mengemut makanannya hilang sedikit demi sedikit. Mama bisa makan bersama si Kecil agar ia melihat dan meniru cara mengunyah makanan.

Tetap Sabar


Mengajarkan atau memberi contoh bagaimana cara mengunyah yang baik pada bayi tidak bisa instan. Diperlukan kesabaran agar si Kecil akhirnya bisa mengunyah dan tidak mengemut makanan. Jika kemampuan mengunyah si Kecil belum ada perkembangan, sebisa mungkin hindari memarahinya. Hal tersebut justru bisa membuat si Kecil tidak mau makan dan tidak mau belajar mengunyah.

Puji Bayi Jika Berhasil Mengunyah Makanan


Apabila si Kecil sudah mulai meninggalkan kebiasaan mengemut makanan, Mama perlu memberinya pujian. Apresiasi atau pujian dari Mama bisa membuat si Kecil senang dan semakin termotivasi untuk terus mengunyah makanannya.

Itu tadi cara menghentikan kebiasaan bayi mengemut makanan yang bisa Mama terapkan. Selamat mencoba, Ma!